Musnah Titan dan Terwujud Impian Eren dan kawan-kawan

Titan Punah

Setahun berlalu setelah perang besar melawan Beast Titan di lokasi distrik Shiganshina Scout Legion sukses membunuh seluruh titan yang masih berkeliaran di luar dinding serta berhasil mengamankan kembali dinding Maria dari para titan. Hal tersebtu bukti ketika Scout Legion melakukan penyeledikan di luar dinding Maria. Titan titan yang selama seratus tahun menjadi ancaman bagi penduduk dalam dinding benar bensar sudah musnah. Dalam ekspedisi ini Scout Legion hanya menemukan satu titan cacat yang bahkan tidak mampu berjalan normal, titan tersebut hanya merangkak menuju dinding mengikuti nalurinya. Lantas bagaimana cara Scout Legion membasmi seluruh titan?

Alat Pembunuh Titan

Tidak mungkin rasa nya bila Scout Legion membunuh titan di luar dinding satu persatu karena hal ini sudah di lakukan puluhan tahun namun tidak berhasil, Jadi alasan kenpa titan bisa musnah adalah karena penemuan hanye Zoe yang berhasil menciptakan suatu alat sejenis “Guillotine” yang menghancurkan tengkuk titan secara otomatis. Dengan memanfaatkan kekuatan pengerasan titan Eren, Hange membuat perangkap tersebut di celah dinding untuk memancing Titan masuk ke dalam. Kemudian alat tersebutdi produksi secara massal untuk di letakkan di setiap bagian dinding yang akan membunuh titan setiap harinya. Setelah berorperasi selama satu tahun alat ini akhirnya berhenti bekerja tidak ada titan lagi yang tersisa.

Impian Terwujud

Setelah berhasil membersihkan seluruh titan yang ada, Scout menjelajah ke setiap sudut pulau Paradis, Hingga akhirnya tiba di sebuah tembok besar, saat melewati tembok tersebut muncullah kebebasan yang telah lama di impikan oleh Armin, Eren dan Mikasa, yaitu air garam yang di sebut lautan yang menyelimuti sebagian besar dunia. Banyak tingkah lucu para anggota Scout Legion saat pertama kali melihat lautan, seperti Hange dana Jean yang kaget betapa asin nya air laut, Connie yang bermain air dengan Sasha, Levi yang mengira air laut beracun, serta Mikasa dan Armin yang tersenyum bahagia melihat luas nya laut. Hanya Eren yang tampak punya pikiran lain, dia memikirkan musuh di seberang lautan, yaitu bangsa Marley.