Server Nintendo Diretas, Peretas Dikenakan Sanksi Denda Rp 3,5 Miliar

Server Nintendo diretas oleh pria tidak dikenal. Dengan tindakannya tersebut, dirinya diwajibkan untuk membayar denda pada perusahaan Nintendo asal Amerika.

Sebelumnya dirinya juga pernah mencoba meretas server Nintendo pada 2017 dan membocorkannya semua informasi yang terkait dengan Switch sebelum sah perilisannya.

Dilansir dari media Polygon, pada Senin (03/02/2020), Peretas diwajibkan untuk membayar USD 260 atau sebesar Rp 3,5 Miliar ke Nintendo. Pria yang dikenal dengan nama Ryan S. Hernandez ini dinyatakan bersalah setelah aksinya dengan meretas Nintendo dengan skema phishing.

Saat melakukan aksinya tersebut, Ryan berhasil mengunduh beberapa informasi rahasia dari perusahan Nintendo, termasuk didalamnya beberapa game yang belum siap dirilis dan kabar mengenai Switch yang saat itu sebenarnya masih belum waktunya rilis.

Ryan juga dikenakan sanksi dengan pasal pornografi anak karena ternyata dirinya memiliki lebih dari 1000 foto dan video anak-anak didalam komputernya.

Dikarenakan tindakannya terkait dengan pornografi anak, dirinya dikenakan sanksi maksimal 20 tahun penjara sedangkan pelanggaran yang dilakukan ke server Nintendo akan membawanya masuk kedalam bui maksimal lima tahun.

Tidak hanya melakukan aksi peretasan, Ryan dikabarkan telah membagi kerentanan disistem Nintendo dibeberapa forum online. Dengan tindakannya tersebut, dirinya pun dikabarkan sudah setuju untuk membayar denda pada perusahaan Nintendo.

Sekedar idnriamsi tamnbahan, peretasan yang dilakukan oleh Ryan sebenarnya sudah diketahui oleh pihak berwajib sejak 2017 tetapi saat kejadian tersebut dirinya berjanji akan berhenti melakukan peretasan.

Namun Ryan tidak jera dan kembali melalukan aksinya pada 2018 sampai 2019 sehingga dengan tindakannya tersebut dirinya harus berhadapan dengan hukum.

Selain kabar peretasan yang terjadi pada server Nintendo, kabar untuk model baru Nintendo Switch sudah mulai bermunculan sejak beberapa waktu lalu.

Untuk tahun ini, Nintendo dikabarkan akan merilis model baru konsol dengan melakukan beberapa peningkatan untuk meningkatkan performa Nintendo.

Namun dilansir dari media Reuters, pada Jumat (31/01/2020), CEO Nintendo angkat bicara dan menentang kabar tersebut. Dirinya menegaskan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana untuk merilis model baru untuk Nintendo Switch.

Pada Desember 2019, total perangkat Nintendo Switch yang sudah terjual telah mencapai lebih dari 52 Juta Unit Nintendo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *