Hazard Akan Hengkang Dari Chelsea

Eden Hazard telah menunjukkan isyarat bahwa dirinya akan segera hengkang dari Chelsea pada akhir musim nanti. Hal ini didukung saat chelsea berhasil mengalahkan Eintracht Frankfurt pada laga leg kedua semifinal melalui adu penalti di Liga Europa, Stamford Bridge.

Pada laga tersebut Hazard sempat menjadi penendang penentu dalam kemenangan The Blues atas Eintracht Frankfurt. Eksekusi Hazard tersebut membuat Chelsea menang dengan skor 4 – 3.

Tidak hanya itu, Hazard sendiri juga telah menjadi pencipta gol untuk Chelsea ke gawang Eintracht Frankfurt melalui Ruben Loftus-Cheek yang mana pada laga tersebut Hazard telah berhasil memberikan performa terbaiknya.

Kemudian, saat telah merayakan keberhasilan atas klubnya ke babak final Liga Europa, Hazard tidak langsung menuju ke ruang ganti, melainkan ia menggunakan kesempatan tersebut untuk menyapa seluruh suporter serta memberikan jerseynya.

Hal tersebut membuat Hazard seakan memberikan kode bahwa pertandingan tersebut merupakan performa terakhirnya di Stamford Bridge.

Akan tetapi, sebelum ia memberikan klarifikasi mengenai masa depannya, Hazard sendiri masih mempunyai satu tugas lagi yakni membawa Chelsea agar dapat menjadi juara pada Liga Europa musim 2018/19.

Sesuai dengan kabar yang beredar bahwa Chelsea dan Real Madrid sudah menyepakati terkait persoalan transfer Hazard yang mana ia akan dibayar sebesar 100 juta pound.

Hazard termasuk incaran utama Real Madrid saat musim panas mendatang. Hal tersebut sesuai dengan permintaan dari Zinedine Zidane.

Madrid Lepas Varane Dengan Syarat

Raphael Varane dikabarkan sangat ingin meninggalkan Real Madrid saat musim panas nanti yang mana ia juga telah sering dikaitkan dengan perpindahannya ke klub Manchester United beberapa pekan terakhir.

Akan tetapi, Madrid telah menegaskan bahwa ia sama sekali tidak akan menjual bek asal prancis tersebut pada bursa transfer musim panas nanti. Hal tersebut juga dikatakan oleh sang pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane.

Sampai saat ini Varane telah memberikan 268 penampilannya bersama Real Madrid sejak ia bergabung pada tahun 2011 lalu. Tidak hanya itu, ia juga sudah memenangkan dua gelar Copa Del Rey, empat trofi Liga Champions serta dua Liga Spanyol.

Dengan kesuksesan tersebut, tidak membuat Varane ingin tetap bertahan di Real Madrid. Sedangkan ia masih akan terikat kontrak sampai musim panas 2023 nanti.

Meskipun tidak akan menjualnya, bukan berarti Madrid tidak mengizinkan Varane pergi. Hal ini sesuai dengan yang dilansir dari Goal, bahwa Los Blancos telah bersedia melepas sang bek asal prancis tersebut

.
Selain itu, Real Madrid juga mengajukan satu syarat untuk klub yang ingin merekrut Varane yakni klub tersebut harus berani menembus klausa pelepasannya sebesar 429 juta pound atau setara Rp 8 triliun.

Sesuai dengan pemberitaan pada acara El Chiringuito de Jugones, bahwa Varane juga sudah mengungkapkan kepada manajemen Real Madrid mengenai keinginannya untuk pergi pada musim panas nanti.

Keinginan Varane untuk mempertimbangkan masa depannya sudah terjadi selama berbulan bulan dan saat ini ia telah mengambil keputusan dengan meninggalkan klub Real Madrid yang telah dibelanya sejak tahun 2011 lalu.

Madrid Masih Belum Tunjukkan Perbaikan Performa Setelah Zidane Kembali

Berita Bola – Real Madrid baru-baru saja telah mengusung kembali sang Maestro Zidane sebagai pelatih dari kesebelasan utama mereka. Sebelumnya Zidane sudah pernah mengurus kesebelasan dari klub Real Madrid dan masih tergolong dalam kategori sukses pada masa kepelatihannya tersebut.

Sempat Mengundurkan diri dari jabatannya dari pelatih Real Madrid beberapa saat lalu menjadikan Real Madrid harus terpaksa untuk menggantikan dirinya dengan pelatih lainnya. Sejak ditinggalkan Zidane, Real Madrid telah mengusung 2 pelatih dalam 1 tahun terakhir yaitu Julen Lopetegui dan Santiago Solari.

Masa karir mereka di Real Madrid terkesan hanya numpang lewat saja karena tidak bertengger lama di Madrid. Hal tersebut dikarenakan performa Real Madrid yang kian buruk di masa pengurusan mereka.

Pada masa pengurusan Real Madrid oleh Zidane sebelumnya memang bisa dikatakan Real Madrid masih di masa kejayaannya dimana Real Madrid masih memiliki Cristiano Ronaldo di kesebelasan mereka.

Namun sejak kepergian Cristiano Ronaldo dari Real Madrid tahun lalu, tampaknya memberikan dampak yang sangat besar bagi para pemain dan pelatih Real Madrid sehingga performa Madrid kian menurun.

Baru saja kembali di Real Madrid, Zidane tampaknya juga mulai kesulitan untuk mengembalikan kejayaan Real Madrid yang kini sudah babak belur. Tergolong mengambil keputusan yang sangat berani bagi Zidane untuk memulai karir kembali di Real Madrid yang tak lagi sekuat dulunya.

Dini hari ini saja, Real Madrid kembali menuai kekalahan yang tidak wajar dengan Rayo Vallecano. Meski tidak sampai menggeser posisi Real Madrid di klasemen La Liga namun kekalahan tersebut cukup membuat Zidane merasa Gusar dan Malu.